Pada saat respirasi
berlangsung di dalam sel tubuh, terjadi pembakaran atau
oksidasi
biologi.
Oksidasi biologi adalah reaksi antara makanan dan oksigen. Zat - zat
makanan yang diperlukan tubuh antara lain karbohidrat, lemak,
protein, vitamin, mineral, dan juga air.
- Karbohidrat
Karbohidrat
merupakan senyawa karbon, karena banyak mengandung unsur karbon atau
C, disamping unsur- unsur hidrogen (H) Dn oksigen (O). Sumber
karbohidrat adalah zat tepung dan gula. Zat tepung dapat diperoleh
dari nasi, roti, ketela pohon, sagu, ketela rambat, kentang, jagung,
dan ubi. Gula bbanyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan.
Menghasilkan 4,0 –
4,1 kilokalori. 1 gram karbohidrat menghasilkan sekitar 16,8 sampai
17,2 kilojoule. Kelebihan karbohidrat akan disiman dalam bentuk lemak
di daerah perut, di sekeliling ginjal, jantung, atau di bawah kulit
menyebabkan kegemukan.
- Lemak
Lemak adalah sumber
energi yang tinggi. Satu gram lemak menghasilkan 9 kilokalori. Lemak
dibedakan menjadi dua yaitu lemak nabati dan lemak hewani.
Lemak nabati adalah lemak yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan. Lemak
hewani adalah lemak yang diperoleh dari binatang.
Fungsi lemak :
- Sebagai sumber energi.
- Pelarut vitamin A, D, E, dan K.
- Pelindung organ tubuh yang penting.
- Pelindung tubuh pada suhu yang rendah.
Lemak hewani banyak
mengandung kolesterol. Kelebihan kolesterol dapat mengendap di
dinding pembuluh darah, akibatnya terjadi tekanan darah tinggi.
- Protein
Berdasarkan asalnya
protein dibagi daua yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein
hewani adalah protein yang diperoleh dari hewan. Protein hewani
mengandung asam
amino.
Asam amino adalah senyawa penyusun protein. Protein berfungsi untuk
pertumbuhan sel, mengganti sel yang rusak atau mati, dan mengatur
proses di dalam tubuh. Dengan kata lain protein merupakan zat
pembangun. Kekurangan protein menyebabkan pertumbuhan terhambat dan
terkena infeksi. Setiap satu gram protein menghasilkan energi sebsar
4 kilokalori.
- Vitamin
Vitamin dalah zat
organi pelegkap makanan yang diperlukan untuk memperlancar
metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh adalah proses relaksasi
pembentukan dan pembongkaran zat yang berlangsung di dalam tubuh.
Vitamin dikelompokan menjadi vitamin yang larut dalam lemak dan
vitamin yang larut dalam air. Vitamin yang larut dalam lemak adalah
vitamin A, D, E, dan K. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B
dan C. kekurangan vitmin dapat menyebabkan penyakit yang disebut
avitaminosis.
- Vitamin A
Vitamin A banyak
terdapat pada minyak ikan, wortel, tomat, dan buah-buahan yang banyak
mengandung pigmen karoten (berwarna merah). Vitamin A berfungsi
menjaga kesehatan mata. Kekurangan vitamin A mnyebabkan gangguan
penglihatan. Kelebihan vitamin A menyebabkan gigi dan tulang rapuh.
- Vitamin B
Vitamin B banyak
terdapat pada kulit ari beras, kacang hijau. Kedelai, dan sayuran,
yang berfungsi untuk melancarkan reaksi metabolisme tubuh, terutama
reaksi pembakaran atau oksidasi. Kekurangan vitamin B dapat
menyebabakan penyakit beri-beri, kaki tangan kesemutan, dan
persendian terasa [egal dan ngilu.
- Vitamin C
Vitamin C banyak
terdapat pada buah-buahan dan sayuran. Vitamin C larut dalam air
sehingga kelebihannya dikeluarkan melalui urin. Kekurangan vitamin C
menyebabkan penyakit gusi berdarah (skorbut)
- Vitamin D
Vitamin D banyak
terdapat pada susu, daging, dan sayuran dalam bentuk provitamin D.
vitamin D berfungsi dalam proses pembentukan tulang. Kekurangan
vitamin D menyebabakan penyakit rakitis atau penyakit inggris.
- Vitamin E
Vitamin E berguna
untuk oksidasi lemak tak jenuh (kolesterol), menjaga struktur se- sel
darah merah, dan menjaga keremajaan sel. Vitamin E dapat diperoleh
dari kecambah, minyak tumbuhan, dan tumbuhan hijau. Kekurangan
vitamin E dapat menyebabkan ketidaksuburan reproduksi sedangkan
kelebiahannya disimpan di otot.
- Vitamin k
Vitamin K dihasilkan
oleh bakteri yang hidupdi dalam usus kita. Vitamin K juga dapat
diperoleh dari kangkung, kubis, bayam, hati, dan daging. Vitamin K
berguna dalam proses pembekuan darah dan pembentukan protrombin.
Kekurangan vitamin K dspst menyebabakan darah sulit memebeku. Vitamin
K disimpan di dalam hati.
- Mineral
Beberapa contih
mineral antara lain zat besi, magnesium, natrim, dan kalium. Zat-zat
tersebut dapat diperoleh dari daging, sayuran, buah-buahan, susu, dan
keju. Mineral berfungsi sebagai zat penyusun tubuh, memepercepat
reaksi, dan menjaga proses fisiologi tubuh.
- Kalsium (Ca)
Fungsi kalsium bagi
tubuh anatara lain :
- Bersama fosforus membentuk matriks tulang dan gigi.
- Membantu proses pembentuka dan penggumalan darah.
- Memebantu prose kontraksi otot.
- Memebantu menghantarkan implus saraf.
Bahan makanan yang
mengandung kalsium antara lain susu, keju, kuning telur, mentega,
ikan, udang, buah-buahan.
Kekurangan kalsium
dala tubuh menyebabakan :
- Karies pada gigi.
- Pertumbuhan tulang yang tidak sempurna (rakitis).
- Mudah terjadi kejang pada otot.
- Darah sukar membeku jika terjadi luka.
- Fosforus (P)
Fungsi mineral
fosforus bagi tubuh :
- Pembentukan matriks tulang.
- Proses kontraksi otot.
- Proses metabolisme.
- Bahan baku pembentukan fosfatid.
- Proses pembelahan sel.
- Besi (fe)
Zat besi berfungsi :
- Komponen enzim sitokrom yang berperan dalam respirasi sel.
- Komponen inti logam dari hemoglobin.
- Natrium (Na)
Natrium berfungsi
untuk :
- Memebentuk natrium karbonat
- Membantu memepertahankan kepekaan sel-sel otot dan sel-sel saraf.
- Menyusun komponen anorganik cairan ekstraseluler
Kekurangan natrium
akan menurunkan nilaiosmotik cairan ekstrasel sehingga mengakiatkan
pengaturan suhu tubuh terganggu,kejang otot, dan kelelahan. Kelebihan
natrium dapat mengakibatkan seseorang mengalami tekanan darah tinggi,
penyakit jantung, dan stroke.
- Kalium (K)
Kegunaan kalium di
dalam tubuh antara lain :
- Sebagai katalisator pada pembentukan karbohidrat dan protein.
- Membantu kontraksi otot.
- Membantu menghantarkan implus saraf.
- Memelihara denyut jantung.
- Mengatur pelepasan hormon insulin dari pankreas.
- Bersama natrium menjaga keseimbangan cairan intraseluler dan ekstrasesluler
Kekurangan kalium
dapat menyebabkan kelemahan otot serta denyut jantung yang tidak
normal.
- Iodin
Iodin merupakan
komponen peyusun hormon tiroksin yang berperan dalam mengatur
metabolisme tubuh. Iodin terdapat dalam bahan makanan seperti ikan
laut, minyak ikan, kulit kentang, garam. Kekurangan iodin pada tubuh
menyebabkan kelenjar gondok memebesar dan pertumbuhan terhambat
(kerdil).
- Belerang (S)
Belerang berfungsi
untuk mengaktifkan enzim tertentu, membantu penyimpanan dan
pembebeasan energi. Bahan makanan yang mengandung belerang antara
lain telur, daging, susu, keju, dan sayuran.
- Magnesium (Mg)
Makanan yang
mengandung magnesium anatara lain padi-padian, daging, dan susu.
Fungsi magnesium :
- Respirasi intrasel.
- Katalisator beberapa reaksi tubuh.
- Unsur penting dalam tulang, otot, dansel darah merah.
Kekurangan magnesium
menyebabkan emosi kurang terkendali, terjadi kerusakan ginjal dan
pembuluh darah.
- Flourin (F)
Kekurangan flourin
akan menyebabkan gigi gigis atau karies gigi. Makanan yang mengandung
flourin adalah telur, susu, garam, dan ikan.
- Air
Air berfungsi
melarutkan zat makanan, mempercepat reaksi, membentuk cairan,
mengatur panas tubuh, dan menangkut zat sisa ke alat pembuangan.
Kekurangan air dapat menyebabkan penyakit ginjal.